ARRAY
Array
adalah kumpulan data-data beripe sama dan menggunakan nama yang sama.
Dengan menggunakan array, sejumlah variabel dapat memakai nama yang sama.
Antara satu variabel dengan
variabel yang lain di dalam array dibedakan berdasarkan subscript. Sebuah
subscript berupa bilangan didalam tanda kurung siku.
Melalui subscript
inilah masing-masing elemen array dapat diakses.
Nilai subscribe
pertama secara default adalah 0.
·
Reperensi
Array
Misalkan kita memiliki sekumpulan data ujian
seorang siswa, ujian pertama bernilai 90, kemudian 95,78,85. Sekarang
kita ingin menyusunnya sebagai suatu data kumpulan ujian seorang siswa.
Dalam array kita menyusunnya sebagai berikut:
ujian[0] = 90;
ujian[1] = 95;
ujian[2] = 78;
ujian[3] = 85;
Empat pernyataan diatas
memberikan nilai kepada array ujian. Tetapi sebelum kita memberikan nilai
kepada array, kita harus mendeklarasikannya terlebih dahulu, yaitu :
int ujian[4];
Pemrogram juga dapat
menginisialisasi array sekaligus mendeklarasikannya, sebagai contoh :
int
ujian[4] = {90,95,78,85};
·
Array
2 Dimensi
Karena fungsi sizeof() mengembalikan
jumlah byte yang sesuai dengan argumennya, maka operator tersebut dapat
digunakan untuk menemukan jumlah elemen array, misalnya
int array[ ] = {26,7,82,166};
cout<<sizeof(array)/sizeof(int);
Akan
mengembalikan nilai 4, yaitu sama dengan jumlah elemen yang dimiliki array
array.
·
Melewatkan
Array Sebagai Argumen fungsi
Array dapat dikirim dan dikembalikan
oleh fungsi Pada saat array dikirim ke dalam fungsi, nilai aktualnya dapat
dimanipulasi.
Contoh :
#include <iostream.h>
void ubah(int x[]);
void main()
{
int ujian[] = {90,95,78,85};
ubah(ujian);
cout<<" Elemen kedua dari array ujian adalah
"<<ujian[1]<<endl;
}
void ubah(int x[])
{
x[1] = 100;
}
Keluarannya : Elemen kedua dari array
ujian adalah 100
No comments:
Post a Comment