Friday, September 14, 2012

Array


ARRAY

Array adalah kumpulan data-data beripe sama dan menggunakan nama yang sama.
Dengan menggunakan array, sejumlah variabel dapat memakai nama yang sama.
Antara satu variabel dengan variabel yang lain di dalam array dibedakan berdasarkan subscript. Sebuah subscript berupa bilangan didalam tanda kurung siku.
Melalui subscript inilah masing-masing elemen array dapat diakses.
Nilai subscribe pertama secara default adalah 0.

·         Reperensi Array
 Misalkan kita memiliki sekumpulan data ujian seorang siswa, ujian pertama bernilai 90, kemudian 95,78,85. Sekarang kita ingin menyusunnya sebagai suatu data kumpulan ujian seorang siswa. Dalam array kita menyusunnya sebagai berikut:
     ujian[0] = 90;
     ujian[1] = 95;
     ujian[2] = 78;
     ujian[3] = 85;
Empat pernyataan diatas memberikan nilai kepada array ujian. Tetapi sebelum kita memberikan nilai kepada array, kita harus mendeklarasikannya terlebih dahulu, yaitu :
                  int ujian[4];
Pemrogram juga dapat menginisialisasi array sekaligus mendeklarasikannya, sebagai contoh :
                  int ujian[4] = {90,95,78,85};

·         Array 2 Dimensi
Karena fungsi sizeof() mengembalikan jumlah byte yang sesuai dengan argumennya, maka operator tersebut dapat digunakan untuk menemukan jumlah elemen array, misalnya
      int array[ ] = {26,7,82,166};
      cout<<sizeof(array)/sizeof(int); 
Akan mengembalikan nilai 4, yaitu sama dengan jumlah elemen yang dimiliki array array.

·         Melewatkan Array Sebagai Argumen fungsi
Array dapat dikirim dan dikembalikan oleh fungsi Pada saat array dikirim ke dalam fungsi, nilai aktualnya dapat dimanipulasi.
Contoh :
#include <iostream.h>
void ubah(int x[]);
void main()
{  int ujian[] = {90,95,78,85};
   ubah(ujian);
   cout<<" Elemen kedua dari array ujian adalah "<<ujian[1]<<endl;
}
void ubah(int x[])
{
   x[1] = 100;
}
Keluarannya : Elemen kedua dari array ujian adalah 100

No comments:

Post a Comment